Analisis Proses Bisnis dan Implementasi Aplikasi pada ... ... 6901 dan 6891 sampai 6900 [9]....

Click here to load reader

  • date post

    07-Mar-2021
  • Category

    Documents

  • view

    0
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Analisis Proses Bisnis dan Implementasi Aplikasi pada ... ... 6901 dan 6891 sampai 6900 [9]....

  • Analisis Proses Bisnis dan Implementasi Aplikasi pada Layanan

    Interconnect Over Cloud

    ARTIKEL ILMIAH

    Peneliti :

    Robertus Adi Dwianto 672011028.

    Indrastanti R. Widiasari, M.T.

    Sri Winarso Martyas Edi, S.Kom., M.Cs.

    Program Studi Teknik Informatika

    Fakultas Teknologi Informasi

    Universitas Kristen Satya Wacana

    Salatiga

    Juni 2015

  • Analisis Proses Bisnis dan Implementasi Aplikasi pada Layanan

    Interconnect Over Cloud

    1)Robertus Adi Dwianto, 2)Indrastanti Ratna Widiasari, 3)Sri Winarso Martyas Edi

    Fakultas Teknologi Informasi

    Universitas Kristen Satya Wacana

    Jl. Diponegoro 52-60, Salatiga 50711, Indonesia

    Email: 1)[email protected] 2)[email protected] 3)[email protected]

    Abstract

    Cloud Computing is a development in the world of computing, Cloud Computing is a

    technology that provides computing needs in the form of services with centralized management.

    With this condition of Cloud Computing technology today it creates the service on Cloud

    Computing that called Interconnect Over Cloud, the service allows users of Cloud Computing in

    order to connect two or more different providers of Cloud Computing services. With a large

    number of Cloud Computing service providers and users of Cloud Computing service is make a

    chance of business opportunities for service providers to take advantage this momentum, so its

    needed for analysis to look at the business opportunities on Cloud Computing services.

    Keyword : Cloud computing, interconnect over cloud, analysis, business opportunities

    Abstrak

    Cloud Computing adalah sebuah perkembangan di dalam dunia komputasi, Cloud

    Computing merupakan teknologi yang menyediakan kebutuhan komputasi dalam bentuk layanan

    dengan pengelolaan terpusat. Dengan perkembangan teknologi Cloud Computing saat ini maka

    terciptalah layanan pada Cloud Computing yaitu Interconnect Over Cloud, layanan ini

    memungkinkan pengguna Cloud Computing agar dapat menghubungkan dua atau lebih penyedia

    layanan Cloud Computing yang berbeda. Banyaknya penyedia layanan Cloud Computing dan juga

    banyaknya pengguna layanan ini membuka peluang bisnis bagi penyedia layanan Cloud

    Computing untuk dapat memanfaatkan momentum ini sehingga diperlukan analisis untuk melihat

    peluang bisnis yang bisa didapat pada layanan Interconnect Over Cloud.

    Kata Kunci : Cloud computing, interconnect over cloud, analisis, peluang bisnis

    1 Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana 2 Staf Pengajar Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana 3 Staf Pengajar Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana

    ../final%20revisi/[email protected] mailto:[email protected] mailto:[email protected]

  • 1. Pendahuluan

    Pada saat ini, seiring dengan berkembangnya IT terutama pada negara –

    negara maju, menjadikan para peneliti berlomba – lomba untuk menemukan

    inovasi baru. Para peneliti terus mencoba untuk mengembangkan teknologi yang

    sudah ada agar menjadi lebih bermanfaat dan dapat lebih effisien diterapkan

    dalam kehidupan sehari – hari. Berawal dari sebuah super komputer yang sudah

    diciptakan yang dalam pandangan orang awam komputer tersebut dapat dikatakan

    sudah dapat memenuhi kebutuhan komputasi saat ini namun tidak dalam

    pandangan peneliti mereka masih menganggap bahwa teknologi tersebut masih

    kurang mampu untuk melakukan komputasi baik saat ini ataupun masa depan

    sehingga munculah teknologi Cloud Computing.

    Cloud Computing, disadari atau tidak telah mengubah dunia bisnis dan

    industri secara drastis seperti yang dikenal sekarang. Tidak hanya dari segi

    perusahaan – perusahaan IT namun juga dari segi pemakai atau user mulai

    mengarahkan perhatian ke Cloud Computing. Perusahaan – perusahaan akan

    memulai untuk berpindah ke server Cloud karena lebih cost-efficient, yang berarti

    tidak perlu membeli peralatan yang mahal seperti software atau hardware, tidak

    perlu mempekerjakan teknisi IT untuk maintenance, dan meminimalisir kegagalan

    server hinga 75% [1].

    Contoh penyedia jasa Cloud adalah jasa Cloud milik Google seperti Google

    Mail, Google Drive, Google Map, Google Calendar, dan Youtube. Google Drive

    adalah salah satu contoh layanan yang disediakan oleh Google yang

    memungkinkan pengguna untuk dapat menyimpan, mengakses dan berbagi file

    yang dimiliki pengguna dimana saja dan kapan saja. Permasalahan terjadi ketika

    dua buah Cloud server yang berbeda dicoba untuk dihubungkan, contoh adalah

    Cloud server milik Google yang tidak dapat dihubungkan dengan Cloud server

    lainnya seperti Cloud server milik Amazon dikarenakan perbedaan protokol pada

    tiap – tiap server.

    Berdasarkan penjelasan dan perkembangan mengenai Cloud Computing

    dan Interconnect Over Cloud maka dalam penelitian ini akan dirancang sebuah

    penelitian mengenai apa itu Interconnect Over Cloud dan simulasi Interconnect

    Over Cloud sederhana serta penerapan sebuah aplikasi yang dapat dipakai

    menggunakan layanan Interconnect Over Cloud, sehingga dapat ditarik

    kesimpulan tentang peluang bisnis yang bisa didapat di dalam layanan

    Interconnect Over Cloud itu sendiri yang nantinya dapat digunakan dan

    dikembangkan sehingga dapat membantu pemakai dan penyedia jasa Cloud dalam

    konektifitas antar Cloud.

    2. Tinjauan Pustaka

    Pada penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya dijelaskan bahwa

    Komputasi Awan melalui konsep virtualisasi, standarisasi dan fitur mendasar

    lainnya dapat mengurangi biaya teknologi informasi, menyederhanakan

    pengelolaan layanan teknologi informasi, dan mempercepat penghantaran

    layanan. Selain itu, dalam artikel tersebut juga menyebutkan bahwa masih tetap

  • terdapat jenis – jenis layanan yang menjadi sangat effisien bila dilakukan dengan

    Cloud Computing [1]

    Penelitian selanjutnya menjelaskan bahwa pemahaman yang baik tentang

    perbedaan klasifikasi Cloud Computing Delivery Service merupakan hal yang

    sangat berharga sebagai pengetahuan dasar dalam memahami sistem Cloud

    Computing bagi seluruh pengguna. Selain itu, dalam artikel ini juga menyebutkan

    bahwa Cloud Computing Delivery Service sangat diperlukan mengingat model

    bisnis mana yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan, sehingga pada saat salah

    satu layanan Cloud Computing ini dipilih dapat dipergunakan dengan aman dan

    nyaman oleh pengguna [2]. Penelitian lain yang meneliti mengenai seberapa besar

    peluang bisnis Cloud Computing di masa depan dikemukakan oleh Moedjiono.

    Moedjiono mengatakan bahwa ilmuwan, akademisi, dan praktisi/professional

    bidang komputer perlu mewaspadai dan mengikuti kecenderungan perkembangan

    teknologi ini untuk bisa ikut berkontribusi dan mendayagunakan secara tepat

    sesuai kebutuhan organisasi modern [3].

    Cloud Computing merupakan perkembangan dari teknologi grid computing

    dan virtualisasi [4]. Pengertian sederhana Cloud Computing adalah teknologi

    komputasi yang memanfaatkan sumber daya secara bersama – sama melalui

    sebuah jaringan internet maupun intranet. National Institute of Standards and

    Technology (NIST) mendefinisikan Cloud Computing sebagai model yang

    memungkinkan untuk mengakses kumpulan sumber daya komputasi (server,

    media penyimpanan, aplikasi) darimana saja secara nyaman dan sesuai

    permintaan yang dapat disediakan secara cepat [5]. Cloud Computing adalah

    teknologi yang memanfaatkan layanan internet menggunakan pusat server yang

    bersifat virtual [6]. Skema Cloud Computing ditunjukan oleh Gambar 1.

    Gambar 1. Skema Cloud Computing [7]

    Interconnect Over Cloud adalah sebuah fitur di dalam layanan Cloud

    Computing, fitur ini memungkinkan konektifitas antar dua atau lebih layanan

    Cloud Computing. Fitur ini adalah fitur baru yang masih dan terus

    dikembangkan, salah satunya oleh Google. Google Interconnect adalah sebuah

    fitur yang dikembangkan oleh Google, fitur ini memungkinkan layanan Cloud

  • Computing milik Google untuk dapat berkomunikasi dengan penyedia layanan

    Cloud Computing lainnya, namun hingga saat ini tidak seluruh penyedia layanan

    dapat berkomunikasi melalui Google Interconnect.

    Port dalam dunia komputer dapat dibagi menjadi dua, physical dan virtual,

    contoh dari physical port adalah Ethernet Port, USB Port, Serial Port, sedangkan

    virtual port adalah bagian dari sebuah jaringan TCP/IP. Port ini memungkinkan

    untuk berkomunikasi tanpa mengganggu kinerja dari physical port [8]. Virtual

    Port memiliki 65.536 port yang dapat dipilih dan digunakan [9]. Setiap program

    di komputer yang menggunakan internet dalam kata lain adalah program yang

    bekerja secara online telah diprogram untuk melakukan pengiriman paket melalui

    port tertentu. Kadang port yang dipilih sudah ditentukan oleh pembuat program

    tersebut, namun ada juga yang memakai port s