Perancangan dan Implementasi Aplikasi Absensi pada SMA N 3 ...€¦ · Perancangan dan Implementasi...

of 22/22
Perancangan dan Implementasi Aplikasi Absensi pada SMA N 3 Salatiga Berbasis Android Artikel Ilmiah Peneliti : Alfransis Sinatra Jefrison (672012113) Radius Tanone, S.Kom., M.Cs. Nina Setiyawati, S.Kom., M.Cs. Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga Juli 2016
  • date post

    24-Jul-2020
  • Category

    Documents

  • view

    6
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Perancangan dan Implementasi Aplikasi Absensi pada SMA N 3 ...€¦ · Perancangan dan Implementasi...

  • Perancangan dan Implementasi

    Aplikasi Absensi pada SMA N 3 Salatiga

    Berbasis Android

    Artikel Ilmiah

    Peneliti :

    Alfransis Sinatra Jefrison (672012113)

    Radius Tanone, S.Kom., M.Cs.

    Nina Setiyawati, S.Kom., M.Cs.

    Program Studi Teknik Informatika

    Fakultas Teknologi Informasi

    Universitas Kristen Satya Wacana

    Salatiga

    Juli 2016

  • i

    Perancangan dan Implementasi

    Aplikasi Absensi pada SMA N 3 Salatiga

    Berbasis Android

    Artikel Ilmiah

    Diajukan kepada

    Fakultas Teknologi Informasi

    untuk Memperoleh Gelar Sarjana Komputer

    Peneliti :

    Alfransis Sinatra Jefrison (672012113)

    Radius Tanone, S.Kom., M.Cs.

    Nina Setiyawati, S.Kom., M.Cs.

    Program Studi Teknik Informatika

    Fakultas Teknologi Informasi

    Universitas Kristen Satya Wacana

    Salatiga

    Juli 2016

  • ii

  • iii

  • iv

  • v

  • vi

  • 1

    Perancangan dan Implementasi

    Aplikasi Absensi pada SMA N 3 Salatiga

    Berbasis Android

    1)Alfransis Sinatra Jefrison, 2)Radius Tanone, 3)Nina Setiyawati

    Fakultas Teknologi Informasi

    Universitas Kristen Satya Wacana

    Jl. Diponegoro 52-60, Salatiga 50711, Indonesia

    Email: 1)[email protected], 2)[email protected],

    3)[email protected]

    Abstract

    SMA N 3 Salatiga still use manual system in the process of student attendance, this may pose some constraints which are due to the presence of students who manipulate

    the attendance book which always left out by teachers during recess or in a meeting.

    Therefore it takes an android based attendance application with a server that controls all

    student data. This application was created using JSON linking MySql database located

    on a server with SQLite database on Android to accommodate all student data in the form

    of a ListView. The results of this study are expected to help the SMA N 3 Salatiga in

    managing data absent students and introduced a technology that has never used in SMA

    N 3 Salatiga.

    Keyword: Attendance Applications, JSON, Android and Web-based applications, SQLite,

    MySQL

    Abstrak

    SMA N 3 Salatiga masih menggunakan sistem manual pada proses absensi siswa,

    hal ini dapat menimbulkan beberapa kendala yaitu terdapat siswa yang memanipulasi

    kehadiran dikarenakan buku absen selalu ditinggal pergi oleh guru pada saat jam istirahat

    ataupun sedang rapat. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah aplikasi absensi berbasis

    android dengan sebuah server yang mengontrol semua data siswa. Aplikasi ini dibuat

    menggunakan JSON yang menghubungkan antara database MySql yang terdapat pada

    server dengan database SQLite pada Android untuk menampung semua data siswa dalam

    bentuk ListView. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak SMA N 3

    Salatiga dalam mengelola data absen siswa dan memperkenalkan sebuah teknologi yang

    belum pernah digunakan pihak SMA N 3 Salatiga.

    Kata kunci : Aplikasi Absensi, JSON, Aplikasi Berbasis Android dan Web, SQLite,

    MySQL

    1 Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana 2 Staff Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana 3 Staff Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana

    mailto:[email protected]

  • 2

    1. Pendahuluan

    Pendidikan merupakan salah satu sektor penting dalam pembangunan di

    setiap negara. Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas

    dalam pasal 1 disebutkan bahwa pendidikan merupakan usaha sadar dan

    terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar

    peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki

    kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan,

    akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat,

    mengembangkan segala potensi yang dimiliki peserta didik melalui proses

    pembelajaran [1].

    Absensi adalah sebuah kegiatan pengambilan data guna mengetahui

    jumlah kehadiran pada suatu acara. Setiap kegiatan yang membutuhkan

    informasi mengenai peserta tentu akan melakukan absensi. Hal ini juga terjadi

    pada proses belajar. Kegunaan absensi ini terjadi pada pihak pelajar dan pihak

    pengada proses belajar mengajar. Dalam arti yang sebenarnya absen

    merupakan ketidakhadiran pegawai di tempat kerjanya pada saat pegawai

    harus bekerja. Absen tidak hanya berlaku untuk keryawan ataupun pegawai,

    absen juga berlaku untuk pelajar atau siswa sekolah [2].

    Dalam proses pembelajaran, seorang guru atau pengajar harus mengetahui

    nama-nama siswa yang hadir maupun yang tidak hadir, maka dari itu guru

    harus melakukan absen terhadap siswa yang ada di dalam kelas dengan

    mencatat keterangan kehadiran siswa pada buku absen dan melakukan rekap

    dari buku absen tersebut. SMA N 3 Salatiga merupakan sekolah yang masih

    menggunakan pendataan kehadiran siswa dengan prosedur tersebut. Terdapat

    beberapa kendala yang terjadi dalam menggunakan prosedur tersebut, antara

    lain adalah adanya siswa yang memanipulasi kehadiran karena buku absen

    selalu ditinggal pergi oleh guru saat jam istirahat ataupun sedang rapat

    sehingga mengakibatkan beberapa laporan absen yang kurang faktual. Selain

    itu, proses absensi menggunakan buku juga mengharuskan pihak Tata Usaha

    untuk memasukkan kembali data absensi ke dalam excel, sehingga proses

    rekapitulasi menjadi tidak efisien.

    Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dibutuhkan suatu sistem

    absensi berbasis mobile yang terintegrasi antara proses absen dan proses

    rekapitulasi sehingga dapat memberikan data absensi yang faktual serta efisien

    dalam rekapitulasi data. Dengan adanya aplikasi berbasis mobile

    menyebabkan guru tidak perlu mengambil buku absen setiap hari dan hasil

    absensi yang dihasilkan faktual serta real time karena akan langsung

    tersimpan ke server. Hasil wawancara juga menjelaskan bahwa guru memiliki

    smartphone android yang memungkinkan penggunaan android dalam proses

    absen siswa sangatlah efisien, karena smartphone android mudah untuk

    dibawa kemanapun.

    Berdasarkan masalah yang telah dijelaskan, maka dilakukan penelitian

    untuk merancang aplikasi absensi berbasis android pada SMA N 3 Salatiga.

    Perancangan aplikasi absensi ini dirancang dengan dua sisi yaitu admin yang

    berjalan pada web browser dan user yang berjalan pada smartphone android.

  • 3

    2. Kajian Pustaka

    Penelitian tentang sistem absensi sudah dilakukan oleh beberapa peneliti

    seperti Susila (2013). Penelitian yang telah dilakukan membahas perancangan

    sistem absensi menggunakan metode barcode berbasis android. Pada

    perancangan aplikasi ini menggunakan teknolgi QR Barcode [3].

    Penelitian lainnya adalah aplikasi absensi karyawan yang dilakukan oleh

    beberapa peneliti, penelitian yang telah dilakukan membahas tentang Aplikasi

    Absensi Karyawan di konsuil Bogor Menggunakan GPS. Aplikasi ini dibangun

    menggunakan GPS untuk melakukan pembatasan area akses karyawan pada

    saat melakukan absensi[4]. Aplikasi absensi berbasis android dirancang

    menggunakan eclipse editor dan untuk Web menggunakan Netbeans 8.0 IDE.

    Aplikasi ini juga terdapat Database yang dibuat menggunakan Wamp Server.

    Aplikasi ini juga dirancang menggunakan JSON untuk menghubungkan antara

    Database MySql Server pada Web Server dengan Database SQLite pada

    Mobile Device.

    Perbedaan dengan penelitian terdahulu adalah penelitian ini tidak

    menggunakan teknologi QR Barcode ataupun GPS melainkan menggunakan

    JSON, karena yang melakukan proses absensi bukan siswa itu sendiri,

    melainkan oleh guru pengajar. Pembahasan di dalamnya mengenai bagaimana

    merancang aplikasi absensi berbasis Android. Aplikasi ini memberikan

    kemudahan kepada guru dalam proses absen dan rekap data absen. Proses

    penggunaan aplikasi absensi yaitu mendata kehadiran dan ketidakhadiran

    siswa. Dalam sistem ini guru tidak perlu mencatat ulang nama siswa yang

    sudah tersimpan di dalam sistem.

    WAMP Server singkatan dari Windows, Apache, MySQL dan PHP.

    WAMP Server adalah aplikasi yang menggabungkan antara Apache, MySQL

    dan PHP untuk menjalankan fungsinya sebagai server yang berdiri sendiri.

    Program WAMP tersedia dalam GNU (General Public License) dan gratis.

    Program WAMP merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat

    melayani halaman dinamis [5].

    Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dipergunakan sebagai

    pengelola sumber daya perangkat keras, baik untuk ponsel, Smartphone dan

    juga PC tablet. Secara umum android adalah platform yang terbuka (Open

    Source) bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi untuk digunakan

    oleh berbagai piranti bergerak [6].

    JSON (Java Script Object Notation) adalah format pertukaran data yang

    bersifat ringan, disusun oleh Douglas Crockford. JSON dirancang untuk

    memudahkan pertukaran data pada situs dan merupakan perluasan dari fungsi-

    fungsi javascript [7].

    3. Metode dan Perancangan Sistem

    Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Metode Penelitian dan

    Pengembangan atau sering disebut juga dengan Research and Development.

    Metode ini merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan

    produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut.

  • 4

    Adapun langkah-langkah yang akan dilakukan dengan menggunakan

    metode ini, antara lain :

    identifikasi

    Analisis kebutuhan

    Desain sistem

    implementasi

    Evaluasi

    Gambar 1 Tahapan Research and Development [8]

    Tahapan Research and Development pada Gambar 1 dapat dijelaskan

    sebagai berikut: 1) Tahapan pertama : Pada tahap ini dilakukan identifikasi

    masalah dengan wawancara mengenai ketidakefisienan absen siswa secara

    manual yang diilustrasikan pada Gambar 2.

    Gambar 2 Ilustrasi Absensi Manual

    Guru melakukan

    absen

    Buku absen

    diserahkan ke

    TU

    TU melakukan

    rekap absen

    dengan excel

  • 5

    2) Tahap kedua : Pada tahap ini dilakukan penentuan kebutuhan untuk

    menjawab masalah yang ditemukan pada tahap identifikasi, yaitu guru

    membutuhkan aplikasi berbasis mobile, dikarenakan semua guru memiliki

    device android, maka dibutuhkan sebuah aplikasi berbasis android untuk

    melakukan absen siswa. Begitu juga bagian Tata Usaha membutuhkan sebuah

    sistem untuk melakukan rekap absen, maka proses rekap absen akan dapat

    dilakukan bagian Tata Usaha dengan mudah.

    3) Tahap ketiga: Pada tahap ini dilakukan sebuah perancangan sistem dengan

    menggunakan metode prototype.

    Gambar 3 Bagan Metode Prototype [9]

    Yang dilakukan pada tahap pertama Listen to Customer yang melakukan proses

    wawancara langsung untuk mendapatkan data guru dan siswa yang valid serta

    mendapatkan informasi tentang proses absen yang akan diterapkan pada

    aplikasi android guna memenuhi kebutuhan Customer. Pada tahap

    Build/Revise Mock-Up dilakukan perancangan prototipe. Pada sisi mobile,

    prototipe yang dihasilkan adalah ; a) prototipe form login ; b) form pengisian

    data guru ; c) form absen siswa. Selain itu juga dilakukan perancangan proses

    dengan menggunakan UML (Unified Modelling Language) dan menghasilkan

    use case diagram sistem, activity diagram proses absen siswa dan class

    diagram.

    Gambar 4 Use Case Diagram Sistem

    Insert Data Siswa

    Updata Data Siswa

    Delete Data Siswa

    Lihat Data Siswa

    Absen Siswa

    Update Data Guru

    Delete Data Guru

    Lihat Data Guru

    Guru

    Download Data

    Kelola Data Guru

    Kelola Data Siswa

    AdminRekap Data Siswa

  • 6

    Gambar 4 menjelaskan use case diagram aplikasi absensi, terdapat dua

    actor yaitu admin dan guru sebagai user. Di dalam aplikasi absensi ini admin

    sangat berperan penting, karena admin memiliki akses yang paling banya di

    antaranya mengelola data siswa dan guru yang ada pada web browser.

    Sedangkan guru yang berperan sebagai user hanya memiliki sedikit hak akses

    seperti download data dari server yang telah dimasukkan oleh admin dan

    melakukan absen terhadap siswa. Sebelum melakukan proses download guru

    terlebih dahulu login untuk mengetahi identidas guru tersebut yang kemudian

    datanya akan dikirim ke server sebagai data guru.

    Activity diagram menggambarkan aliran aktifitas dalam sistem yang sedang

    dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin

    terjadi dan bagaimana alir berakhir [10]. Activity diagram proses absen siswa

    dapat dilihat pada Gambar 5.

    Gambar 5 Activity Diagram Proses Absen Siswa

    login

    download data

    absen siswa

    logout

    input data guru

    menu utama

    loading sistem

    refresh menu

    update data

    server

    respon

    benar

    salah

    get data

    data server

    berubah

    databasesistemguru

  • 7

    Gambar 5 menggambarkan aktivitas guru pada saat melakukan proses

    absen siswa. Guru masuk ke dalam menu utama, input data guru, guru

    melakukan download data siswa yang tersimpan pada database server, guru

    melakukan absen terhadap siswa. Data absen siswa pada database server

    berubah.

    Gambar 6 Class Diagram Sistem

    Gambar 6 menunjukkan class diagram dari sistem yang terdiri dari model,

    view, dan controller. Model merupakan penghubung antara fungsi dengan

    database. View adalah user interface dari aplikasi android sedangkan controller

    adalah sebuah pengendali yang mendapatkan perintah dari view untuk model.

    Pada tahap Customer Test Drives Mock-Up untuk melakukan test prototipe

    kepada Customer, jika ada kebutuhan yang kurang dilanjutkan ke tahap semula

    Listen to Costumer.

    4) Tahap empat : Pada tahap ini dilakukan pembuatan aplikasi absen dengan

    menggunakan eclipse editor dan netbeans IDE 8.0 karena aplikasi berbasis

    mobile dan berbasis web. Proses pembuatan database menggunakan Wamp

    Server; 5) Tahap lima : Uji coba sistem yang digunakan adalah blackbox

    testing, dimana pengujian blackbox berfokus pada pengujian persyaratan

    fungsional perangkat lunak, untuk mendapatkan serangkaian kondisi input

    yang sesuai dengan persyaratan fungsional suatu program.

    Gambar 7 Arsitektur Sistem

  • 8

    Gambar 7 merupakan rancangan arsitektur aplikasi absensi yaitu aplikasi

    mobile dan aplikasi web. Aplikasi mobile diimplementasikan pada perangkat

    mobile sedangkan aplikasi web diimplementasikan pada laptop/PC. Semua

    perangkat harus terhubung dengan jaringan internet. JSON digunakan untuk

    pertukaran data dari MySQL pada web server dan SQLite pada perangkat

    mobile.

    4. Hasil dan Pembahasan

    Penelitian ini membahas dua aplikasi yaitu aplikasi mobile yang

    diimplementasikan hanya pada satu platform android yang ditujukan kepada

    guru dan aplikasi web yang diimplementasikan dengan menggunakan web

    browser yang ditujukan kepada admin atau bagian administrasi sekolah untuk

    mengelola data. Aplikasi mobile ini dibangun menggunakan bahasa java

    dengan eclipse editor dan database SQLite.

    Gambar 8 Halaman Login

    Gambar 8 merupakan halaman login bagi guru pengajar. Username

    menggunakan NIP guru dan password menggunakan Id guru. Data tersebut

    tersimpan pada database server. Guru akan diminta untuk memasukkan data

    mengajar yang akan dijelaskan pada Gambar 9.

    Gambar 9 Halaman Input Data Guru

  • 9

    Gambar 9 merupakan halaman input data guru. Halaman ini berfungsi

    untuk melakukan pendataan jadwal mengajar guru, data yang dimasukkan

    dikirim ke database server yang akan dikelola oleh admin. Data guru ini juga

    akan dimasukkan ke dalam data rekap siswa untuk mengetahui jadwal belajar

    siswa.

    Gambar 10 Tampilan Halaman Utama

    Gambar 10 menjelaskan tampilan halaman utama. Pada Gambar 10

    terdapat tiga button dan dua menu. Pada menu memiliki dua pilihan, yaitu

    download data dan exit, download data berfungsi mengambil data siswa dari

    server yang akan ditampung dalam database pada android. Data tersebut akan

    ditampilkan seperti Gambar 11. Untuk masuk ke halaman utama guru harus

    melakukan login terlebih dahulu, username menggunakan nama dan password

    menggunakan IdGuru. Pada saat login guru harus mengisi jadwal mengajar

    seperti jam mengajar, hari dan mata pelajaran. Untuk username dan data

    jadwal mengajar akan tersimpan pada database yang terdapat pada server.

    Kode Program 1 Fungsi Download Data Siswa

    1. @Override 2. protected void onPreExecute() { 3. super.onPreExecute(); 4. dialog=ProgressDialog.show(context, "Loading", "Download Data 5. Siswa...", 6. true); 7. db = MySQLiteOpenHelper.getDbInstance(context); 8. } 9. @Override 10. protected String doInBackground(String... params) { 11. JsonParser.JSONParser jsonParser = new JsonParser.JSONParser(); 12. ArrayList param = new ArrayList(); 13. JSONObject json = jsonParser.makeHttpRequest( 14. "http://192.168.1.109/Skripsi/JsonParser/LihatDataSiswa.php",

    "POST",

    15. param);

  • 10

    Kode Program 1 merupakan proses download data siswa pada server, data

    tersebut akan ditampung pada MySQLiteOpenHelper. Data yang diperoleh

    melalui proses olah data menggunakan JSONParser yang terhubung pada

    database server. Untuk mengolah data pada server harus terhubung dengan

    koneksi internet local dengan memasukkan IP Address sesuai dengan IP

    Address local.

    Gambar 11 Tampilan Halaman Absen Siswa

    Gambar 11 merupakan tampilan ListView data siswa yang telah diunduh

    dari MySQL database Server. Pada halaman ini guru melakukan proses absen

    terhadap siswa. Pada user interface proses absen, terdapat spinner yang

    digunakan untuk mengisi kehadiran atau ketidakhadiran siswa.

    Kode Program 2 Fungsi Simpan Data Siswa

    1. class uploadDataSiswa extends AsyncTask { 2. JSONArray jsonArray; 3. ProgressDialog dialog = null; 4. jsonParser.makeHttpRequest( 5. "http://192.168.1.109/skripsi/JSONData/LihatDataSiswa.php", 6. "POST", param); 7. return null;} 8. protected void onPostExecute(String hasil) { 9. Toast.makeText(DataSiswa.this, "Upload Data Sukses", 10. Toast.LENGTH_LONG).show(); 11. Intent backHome=new Intent(DataSiswa.this,MainActivity.class); 12. startActivity(backHome); 13. dialog.dismiss(); 14. } 15. }

  • 11

    Kode Program 2 merupakan fungsi simpan data absen siswa dari SQLite

    database ke MySQL server. Proses penyimpanan tersebut menggunakan

    JSONParser sama seperti proses ambil data, karena JSONParser merupakan

    salah satu cara yang digunakan untuk melakukan pertukaran data. Selain untuk

    menyimpan data siswa, aplikasi ini juga untuk menyimpan data dan jadwal

    mengajar guru, seperti tampilan pada Gambar 12.

    Gambar 12 Tabel Data Guru

    Gambar 12 menampilkan data guru yang sudah dimasukkan pada saat login

    menggunakan mobile device. Pada sisi admin, dapat dilihat data kehadiran atau

    ketidakhadiran siswa sekolah, guru mengunggah data absen melalui device

    android.

    Gambar 13 Tabel Data Siswa

    Gambar 13 merupakan semua data siswa yang tersimpan pada web server.

    Data tersebut akan diolah admin guna merekap semua data yang tersimpan

    pada server.

  • 12

    Kode Program 3 Menampilkan Data Siswa

    Kode Program 3 menjelakan proses select data siswa pada server yang

    sudah terkoneksi pada MySql Server. Data tersebut akan ditampilkan pada web

    browser yang akan diolah admin.

    Kode Program 4 Query Rekap Data Siswa

    Kode Program 4 merupakan query proses penggabungan atau JOIN antara

    tabel siswa dan tabel guru. Proses penggabungan ini dilakukan untuk melakukan

    rekap data siswa.

    Gambar 14 Tabel Rekap Data Siswa

    Gambar 14 merupakan hasil rekap semua data yang menampilkan jadwal

    belajar siswa berdasarkan pelajaran yang dicari oleh admin guna mengetahui

    keterangan siswa.

    1.

    1.

  • 13

    Untuk mengetahui pendapat mengenai sistem yang sudah dibuat, maka

    dilakukan sebuah perhitungan peresentase terhadap guru dengan mengisi

    sebuah kuesioner. Hasil jawaban kuesioner dijunjukkan pada tabel 1.

    Tabel 1 Hasil Jawaban Kuesioner

    No Pernyataan SS S N TS STS

    1 Apakah fungsi download data berjalan sesuai

    fungsinya ?

    4 5 1 0 0

    2 Apakah aplikasi absensi ini mudah untuk

    digunakan ?

    0 8 2 0 0

    3 Apakah tampilan user interface pada aplikasi ini

    sudah baik ?

    0 7 3 0 0

    4

    5

    Apakah perlu aplikasi absensi ini dikembangkan

    lagi ?

    Apakah fungsi upload data berjalan sesuai dengan

    fungsinya ?

    6

    7

    4

    3

    0

    0

    0

    0

    0

    0

    Setelah semua jawaban diketahui makan yang dilakukan adalah menghitung

    peresentase jawaban responden yang telah mengisi kuesioner. Perhitungan

    dilakukan menggunakan skala Likert, di mana masing-masing jawaban diberi

    skor 1-5 dengan penjelasan sebagai berikut:

    1. Sangat Tidak Setuju (STS) = 1 2. Tidak Setuju (TS) = 2 3. Netral (N) = 3 4. Setuju (S) = 4 5. Sangat Setuju (SS) = 5

    Hasil analisis data untuk pertanyaan 1 menunjukkan sebanyak 40%

    responden menjawab sangat setuju, 50% responden menjawab setuju dan 10%

    responden menjawab netral. Jadi disimpulkan bahwa fungsi download pada

    aplikasi ini sudah berjalan sesuai dengan fungsinya. Hasil analisis data untuk

    pertanyaan 2 menunjukkan sebanyak 20% responden menjawab sangat setuju

    dan 80% responden menjawab setuju. Jadi disimpulkan bahwa aplikasi absensi

    pada aplikasi ini mudah untuk digunakan. Hasil analisis data untuk pertanyaan

    3 menunjukkan sebanyak 70% responden menjawab setuju dan 30% responden

    menjawab netral. Jadi disimpulkan bahwa user interface aplikasi mobile ini

    sudah baik. Hasil analisis data untuk pertanyaan 4 menunjukkan sebanyak 60%

    responden menjawab sangat setuju dan 40% responden menjawab setuju. Jadi

    disimpulkan bahwa aplikasi absensi ini perlu dilakukan pengembangan lagi.

    Hasil analisis data untuk pertanyaan 5 menunjukkan sebanyak 70% responden

    menjawab sangat setuju dan 30% responden menjawab setuju. Jadi

    disimpulkan bahwa fungsi upload pada aplikasi ini sudah berjalan sesuai

    dengan fungsinya.

  • 14

    Gambar 15 Persentase Kuesioner

    Berdasarkan hasil wawancara kepada bagian administrasi mengenai web

    server yang digunakan untuk proses mengolah data sangat mudah untuk

    digunakan. Sehingga dapat disimpulkan sistem ini dapat mempermudah

    melakukan rekap data siswa yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan

    sekolah.

    5. Simpulan

    Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa penelitian

    ini menghasilkan aplikasi absensi berbasis android yang ditujukan untuk para

    guru pada saat melakukan proses absen siswa dan aplikasi berbasis web

    ditujukan untuk pegawai bagian administrasi sekolah. Untuk proses pertukaran

    data pada android dan web menggunakan JSON(JavaScript Object Notation).

    Adapun manfaat bagi guru adalah dimudahkannya dalam melakukan proses

    absen siswa karena tidak menggunakan buku yang setiap hari harus diambil

    dari ruang guru, sedangkan manfaat bagi admin adalah mudah melakukan

    rekap data. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah dalam perancangan

    aplikasi absensi dapat ditambahkan penjadwalan mengajar untuk guru.

  • 15

    6. Pustaka

    [1] Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

    [2] Marwansyah, Mukaran., 2007 Manajemen Sumber Daya

    Manusia(2007:256)

    [3] Susila, M. D., 2013. Sistem Absensi Mahasiswa Menggunakan Metode

    Barcode berbasis Android. Surabaya: Jurusan Teknik Informatika,

    Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’, Surabaya.

    [4] Akbar, R. M., 2012. Aplikasi Absensi Karyawan di Konsuil Bogor

    Menggunakan GPS. Depok: Jurusan Sistem Informasi, Universitas

    Gunadarma.

    [5] Putranto, H., Pengembangan Aplikasi Database Persediaan Barang

    Berbasis Web Pada Wahana Komputer Semarang. Jurusan Sistem

    Komputer Sekolah Tinggi Elektronika dan Komputer.

    [6] Priawan, M. Y., 2013. Teknologi, Smartphone dan Android. Semarang:

    Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Universitas Negeri

    Semarang, Semarang.

    [7] Wijaya, B. D., Fenty, E. M. A., Fiade, A., 2015. Implementasi Json

    Parsing Pada Aplikasi Mobile E-Commerce Studi Kasus : CV V3 Tekno

    Indonesia. Jakarta: Jurusan Teknik Informatika, Universitas Islam Negeri

    Syarif Hidayatullah Jakarta.

    [8] Sugiyono., 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D,

    hal 298. 2012

    [9] Pressman, R. S., 2001, Software engineering: a practitioner’s

    approach.5th ed. New York : McGraw-Hill Higher Education.

    [10] Nugroho, A., 2005. Rational Rose Untuk Pemodelan Berorientasi Objek.

    Bandung: Informatik.