Perancangan Aplikasi Informasi Hotel dan Kuliner di Kota ......Salatiga merupakan salah satu kota...

of 25/25
Perancangan Aplikasi Informasi Hotel dan Kuliner Di Kota Salatiga Berbasis Android Menggunakan JSON Artikel Ilmiah Diajukan kepada Fakultas Teknologi Informasi untuk Memperoleh Gelar Sarjana Komputer Peneliti : Steven Jodie Kurniahu (672011119) Evangs Mailoa, S.Kom., M.Cs. Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga Desember 2014
  • date post

    18-Jan-2021
  • Category

    Documents

  • view

    2
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Perancangan Aplikasi Informasi Hotel dan Kuliner di Kota ......Salatiga merupakan salah satu kota...

  • Perancangan Aplikasi Informasi Hotel dan Kuliner

    Di Kota Salatiga Berbasis Android Menggunakan JSON

    Artikel Ilmiah

    Diajukan kepada

    Fakultas Teknologi Informasi untuk

    Memperoleh Gelar Sarjana Komputer

    Peneliti :

    Steven Jodie Kurniahu (672011119)

    Evangs Mailoa, S.Kom., M.Cs.

    Program Studi Teknik Informatika

    Fakultas Teknologi Informasi

    Universitas Kristen Satya Wacana

    Salatiga

    Desember 2014

  • 1

    Perancangan Aplikasi Informasi Hotel dan Kuliner

    Di Kota SalatigaBerbasis Android Menggunakan JSON

    1) Steven Jodie Kurnia, 2) Evangs Mailoa

    Fakultas Teknologi Informasi

    Universitas Kristen Satya Wacana

    Jl. Diponegoro 52-60, Salatiga 50711, Indonesia

    Email: 1)[email protected], 2)[email protected]

    Abstract

    Salatiga is one of the tourist destinations of nature, history and education, which is

    located in Central Java, Indonesia. The related information about lodging and culinary

    still very limited and not easily accessible that makes tourists are hesistant to come visit

    Salatiga.The government still seeking to provide an efficient and effective information to

    promote the area of tourism. In order to help the government to overcome the existing

    problems, the author create mobile applications on Android platform using JSON as

    connector from mobile application to database on webserver.This research produce a

    Tripmate Salatiga v.1 infromation application based on mobile and has location based

    service and facebook share as addition. This application provide an information of hotel

    and culinary place on Salatiga with interactive and responsive display for user.

    Keywords: Tripmate Salatiga, Hotel, Restaurant, Database, Server, Mobile Application,

    JSON, Location Based Service, Facebook Share.

    Abstrak

    Salatiga merupakan salah satu kota tujuan wisata alam, sejarah, dan pendidikan, yang

    berada di Jawa Tengah, Indonesia. Informasi terkait penginapan dan tempat

    kuliner/makan masih sangat terbatas dan belum dapat diakses dengan mudah sehingga

    para wisatawan terkadang ragu untuk mengunjungi Salatiga. Pemerintah kota sedang

    mengupayakan untuk menyediakan layanan informasi yang efisien dan efektif, sehingga

    nantinya mampu mengangkat pariwisata daerah. Aplikasi mobile pada platform Android

    menggunakan JSON sebagai penghubung aplikasi mobile dengan database pada

    webserver, dibuat untuk mengatasi permasalahan yang ada. Penelitian ini

    menghasilkan aplikasi TripMate Salatiga v.1 yang merupakan aplikasi sistem informasi

    berbasis mobile dan memiliki location based service serta facebook share sebagai fungsi

    tambahan. Aplikasi ini menyediakan informasi penginapan/hotel dan tempat kuliner di

    Salatiga dalam tampilan yang interaktif dan responsif kepada pengguna.

    Kata Kunci: TripMate Salatiga, Hotel, Restoran, Database, Server Mobile Application,

    JSON, Location Based Service, Facebook Share. 1) Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Jurusan Teknik Informatika, Universitas Kristen

    Satya Wacana Salatiga

    2) Staff Pengajar Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

    mailto:[email protected]:[email protected]

  • 2

    1. Pendahuluan

    Salatiga adalah sebuah kota kecil yang terletak di provinsi Jawa Tengah.

    Kota ini berbatasan dengan Kabupaten Semarang. Salatiga terletak 49 km sebelah

    selatan Kota Semarang dan 52 km sebelah utara Kota Surakarta. Kota ini juga

    terletak di lereng timur Gunung Merbabu. Kota Salatiga terletak di dataran tinggi

    yang memiliki udara yang sejuk sehingga kota ini sering menjadi kota tujuan

    wisata alam sekaligus tempat peristirahatan. Selain wisata alam, Salatiga juga

    menjadi pusat pembelajaran sejarah. Kota ini sudah berdiri jauh sebelum

    Indonesia merdeka. Pada saat penjajahan Belanda, Salatiga dijadikan sebagai

    tempat peristirahatan para kepala/pimpinan VOC. Hal ini juga yang menyebabkan

    banyak sekali bangunan tua peninggalan Belanda di Salatiga yang sampai saat ini

    tetap dipelihara dan dijadikan tujuan wisata sejarah. Selain sebagai tujuan wisata

    alam dan sejarah, Salatiga juga menjadi kota tujuan pendidikan. Terdapat

    beberapa sekolah dan perguruan tinggi di Salatiga yang diminati sebagai tempat

    tujuan menimba ilmu. Begitu beragamnya siswa dan mahasiswa dari berbagai

    pelosok Indonesia yang belajar di kota ini menyebabkan muncul semboyan

    “Salatiga adalah Indonesia mini”.

    Sebagai salah satu kota tujuan wisata, informasi-informasi terpercaya

    terkait penginapan/hotel dan tempat kuliner/makan masih sangat terbatas dan sulit

    untuk diakses. Informasi-informasi terkait penginapan dan tempat kuliner di

    Salatiga yang berada di internet tidaklah lengkap dan tidak dapat dipercayai

    kebenarannya. Pemerintah kota Salatiga melalui Kesbangpol (Badan Kesatuan

    Bangsa dan Politik), mempunyai data lengkap tentang hotel dan tempat kuliner

    yang ada di kota Salatiga yang disimpan pada bagian Cipkataru (Cipta Karya dan

    Tata Ruang). Data-data ini tidak disediakan secara online sehingga belum dapat

    diakses oleh para wisatawan. Dibutuhkan sebuah aplikasi sistem informasi agar

    memudahkan wisatawan mengakses data-data tersebut. Adanya aplikasi sistem

    informasi ini diharapkan mampu membantu memajukan pariwisata daerah.

    Teknologi dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk mencari informasi,

    terutama menggunakan telepon genggam (mobile). Kemajuan teknologi pada

    bidang mobile banyak sekali memberikan keuntungan dan kemudahan dalam

    penghematan waktu. Universitas Ryeson pernah melakukan penelitian terhadap

    para mahasiswa dan mendapati lebih dari 50% responden mengatakan bahwa

    mereka mengakses layanan perpustakaan melalui handphone karena menghemat

    waktu [1].

    Android adalah mobile platform yang bebas untuk di develop. Tidak ada

    lisensi atau biaya royalti untuk pengembangan aplikasi pada platform Android.

    Android memberikan kesempatan pengembang untuk melakukan pengembangan

    sesuai dengan yang diharapkannya. Sistem operasi yang mendasari Android

    dilisensikan dibawah GNU. Android juga didistribusikan dibawah lisensi Apache

    http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Semaranghttp://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Surakarta

  • 3

    Software (ASL/Apache2), yang memungkinkan untuk distribusi kedua dan

    seterusnya [2].

    Protokol JSON (JavaScript Object Notation) dipilih sebagai penghubung

    aplikasi mobile dikarenakan kemampuannya untuk melakukan pertukaran data

    yang ringan, mudah dibaca dan ditulis oleh manusia, serta mudah diterjemahkan

    dan dibuat (generate) oleh komputer [3]. Kelebihan dari JSON adalah memiliki

    ukuran file data yang kecil, memiliki kecepatan transfer dan parsing data yang

    cepat dan lebih menghemat bandwidth, dapat menggunakan tipe data dengan

    menggunakan javascript tanpa membutuhkan library tambahan, memiliki format

    penulisan yang sederhana dan mudah dimengerti oleh pengguna C, C++, C# dan

    Java. [4]

    Mengatasi masalah yang ada, dilakukan penelitian berupa penerapan

    teknologi untuk memudahkan penyediaan informasi terkait tempat penginapan

    dan tempat kuliner di Salatiga. Penelitian ini menghasilkan aplikasi TripMate

    Salatiga v.1 yang interaktif dan responsif bagi pengguna. Protokol yang

    digunakan untuk menghubungkan TripMate Salatiga dengan database webserver

    adalah JSON. Protokol ini dipilih agar aplikasi dapat menampilkan informasi

    dengan kecepatan maksimum supaya tercapai tujuan interaktif dan responsif bagi

    pengguna, sehingga memudahkan pengguna aplikasi mendapatkan informasi

    tentang penginapan dan tempat kuliner di kota Salatiga.

    2. Kajian Pustaka

    Penelitian sebelumnya dengan judul “Perancangan Antarmuka Layanan

    Informasi Wisata dan Kuliner di DIY Berbasis Web dan Mobile Web”

    menghasilkan perancangan aplikasi untuk wisata kuliner di Yogyakarta berbasis

    web dan Mobile Web. Pengguna dapat mengakses aplikasi dan melihat informasi

    Wisata dan Kuliner di Yogyakarta. Penelitian yang dilakukan sebelumnya pada

    aplikasi informasi wisata kuliner memanfaatkan teknologi dari HTML sebagai

    bahasa pemrograman dalam pembuatan aplikasi yang berjalan [5].

    Persamaan dengan penelitian yang dilakukan saat ini adalah sama-sama

    membuat aplikasi yang bertujuan untuk menampilkan informasi, sementara

    perbedaan dengan penelitian yang dilakukan saat ini adalah metode dan bahasa

    pemrograman yang digunakan untuk membangun aplikasi. Penelitian saat ini

    menggunakan bahasa pemrograman Java-Eclipse dan JSON (web service) yang

    berfungsi untuk menghubungkan aplikasi mobile dan aplikasi web dengan

    database pada server, sementara pada penelitian sebelumnya menggunakan

    bahasa pemrograman HTML dan HTML5.

    Penelitian lain yang dijadikan pembanding adalah yang berjudul “M-

    Library Berbasis Android Menggunakan Protokol JSON (Studi Kasus : FT-

    Umrah)”. Penelitian tersebut menghasilkan aplikasi M-Library menggunakan

  • 4

    protokol JSON. Persamaan dengan penelitian saat ini adalah sama-sama

    dijalankan pada platform Android dan menggunakan protokol JSON sebagai

    penghubung aplikasi mobile dan web dengan database pada server [6].

    Perbedaannya, penelitian sebelumnya diterapkan pada aplikasi perpustakaan

    sedangkan penelitian ini mencoba menerapkan pada aplikasi informasi

    penginapan dan tempat kuliner.

    Dari kedua penelitian sebelumnya, dilakukan percobaan membangun

    aplikasi informasi TripMate Salatiga menggunakan HTML5 dan protokol JSON.

    Setelah dibandingkan, didapati bahwa protokol JSON jauh lebih mudah untuk

    diimplementasikan dibandingkan HTML5 karena memiliki struktur bahasa yang

    mirip dengan Java, sehingga JSON dipilih untuk dijadikan protokol penghubung

    aplikasi dengan database.

    Android

    Android adalah mobile platform yang bebas untuk di develop. Tidak ada lisensi

    atau biaya royalti untuk pengembangan aplikasi pada platform Android. Android

    memberikan kesempatan pengembang untuk melakukan pengembangan sesuai

    dengan yang diharapkannya. Sistem operasi yang mendasari Android dilisensikan

    dibawah GNU. Android juga didistribusikan dibawah lisensi Apache Software

    (ASL/Apache2), yang memungkinkan untuk distribusi kedua dan seterusnya [2].

    Android SDK adalah tools API (Application Programming Interface) yang

    diperlukan untuk mulai mengembangakan aplikasi pada platform Android

    menggunakan bahasa pemrograman java [2].

    Eclipse

    Eclipse merupakan Bahasa tingkat tinggi pemrograman yang menggabungkan dari

    beberapa bahasa pemrograman lainnya, seperti C, C++, Java, PHP, juga Ruby

    sehingga programmer baru yang menggunakannya tidak akan merasa asing dan

    lebih mudah memahami [7].

    MySQL dan PhpMyAdmin

    MySQL adalah salah satu jenis database server yang sangat terkenal karena

    menggunakan Structure Query Language (SQL) sebagai dasar untuk mengakses

    basis datanya. Selain itu, MySQL bersifat free pada berbagai platform (kecuali

    pada Windows, yang bersifat shareware). MySQL termasuk jenis Relational

    Database Management System (RDBMS). Sebuah basis data mengandung satu

    atau sejumlah tabel, tabel terdiri atas sejumlah baris dan setiap baris mengandung

    satu atau beberapa kolom [8].

  • 5

    JSON (Java Script Object Notation)

    JSON (JavaScript Object Notation) adalah format pertukaran data (lightweight

    data-interchange format), mudah dibaca dan ditulis, serta mudah diterjemahkan

    dan di-generate. Format ini dibuat berdasarkan bagian dari Bahasa Pemrograman

    JavaScript, Standar ECMA-262. JSON merupakan format teks yang tidak

    bergantung pada bahasa pemrograman apapun karena menggunakan gaya bahasa

    yang umum digunakan oleh programmer keluarga C termasuk C, C++, C#, Java,

    JavaScript, dan Perl [2].

    JSON memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan XML

    (ukuran XML lebih besar karena overhead dan nametag), memiliki kecepatan

    transfer dan parsing data yang lebih cepat, memiliki format penulisan yang lebih

    sederhana dibandingkan XML. [6]

    Penggunaan JSON sebagai webservice untuk melakukan pertukaran data

    ke database webserver memiliki kecepatan transfer yang lebih cepat

    dibandingkan dengan XML dikarenakan file JSON memiliki ukuran lebih kecil

    daripada file XML. Keunggulan dari JSON tersebut dikarenakan XML

    membutuhkan overhead dan namatag yang membuat file XML menjadi besar dan

    lambat untuk di proses [9]. Selain itu JSON memiliki format susunan yang lebih

    mudah dimengerti, bahkan untuk pemula. Contoh perbandingan dari penulisan

    format JSON dan XML didalam database dapat dilihat pada Kode Program 1 dan

    Kode Program 2.

    Kode Program 1. Format JSON

    Kode Program 2. Format XML

    Potongan kode program di atas membuktikan bahwa JSON memiliki

    format penulisan database yang lebih ringkas dan mudah dimengerti daripada

    penulisan XML. Perbedaan yang paling penting adalah ukuran penulisan dan

    jumlah text pada JSON lebih kecil dan sedikit dibandingkan dengan XML,

    sehingga JSON memiliki kecepatan transfer dan parsing yang lebih cepat dari

    XML.

    1.

    2.

    3. 1

    4. Wahid

    5. Jl.Sudirman

    6. 300000

    7. 4.7

    8.

    9.

    1. {"hotel":

    2. [{"ID":"1",

    3. "nama":"Wahid",

    4. "alamat":"Jl.Sudirman",

    5. "harga":"300000",

    6. "rating":"4.7"

    7. }]

    8. }

  • 6

    JSON juga mudah untuk dipahami karena JSON menggunakan format

    penulisan yang hampir mirip seperti Bahasa pemrograman Java dan C. Tabel

    perbandingan antara fungsi operasi di JSON dan Java dapat dilihat pada Tabel 1.

    Tabel 1. Perbandingan Fungsi JSON dan Java

    JSON Java

    createObject(objectName) createJavaType(typeName)

    addChildObject() setSimpleValue()

    setPairValue(name,value) setFieldValue(name, value)

    getNextPair() getFieldValue()

    returnObject() returnType()

    Tabel 1 menampilkan bahwa fungsi operasi yang digunakan di JSON tidak

    berbeda jauh dengan fungsi-fungsi pada Java. Kemiripan dengan bahasa

    pemrograman Java membuat JSON lebih mudah dipahami oleh programmer atau

    developer yang menguasai bahasa pemrograman Java.

    Kecepatan transfer dan parsing data pada JSON terbukti lebih cepat dari

    XML setelah dilakukan eksperimen untuk mengecek peforma pengiriman data

    dari JSON dan XML. Percobaan dilakukan pada PC dengan 1.73 Intel Core Duo

    CPU, RAM 2GB, dengan Windows XP Professional SP3 sebagai OS-nya. Java

    Virtual Machine yang digunakan adalah JDK 1.6.0 dan Apache Tomcat 5.5.

    Eksperimen dilakukan dengan menghitung waktu yang dibutuhkan untuk

    melakukan transfer data sebesar 12kb [10]. Perbandingan waktu yang dibutuhkan

    JSON dan XML dapat dilihat pada Gambar 1.

    Gambar 1. Kecepatan Transfer JSON dan XML

    3. Tahapan Penelitian

    Penelitian ini dilakukan melalui lima tahapan penelitian, yaitu: 1). Analisis

    kebutuhan dan pengumpulan data yang diperlukan. 2). Perancangan Sistem.

    3). Perancangan aplikasi / program. 4). Implementasi dan pengujian sistem, serta

  • 7

    analisis hasil pengujian. 5). Penulisan laporan hasil penelitian. Tahapan – tahapan

    yang dilakukan dalam penelitian ini ditampilkan pada Gambar 2.

    Gambar 2. Tahapan Penelitian

    Berdasarkan bagan pada Gambar 2, dapat dijelaskan bahwa tahapan dari

    penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut: 1) Tahap Pertama: Analisis

    kebutuhan dan pengumpulan data. Pada tahap ini dilakukan analisa kebutuhan

    aplikasi dalam proses pembuatannya dan melakukan pengumpulan data-data

    tempat penginapan dan kuliner, yang ada pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang

    Kota Salatiga; 2) Tahap Kedua: Melakukan perancangan sistem proses dengan

    menggunakan UML seperti usecase diagram, activity diagram, sequence

    diagram, dan class diagram. Serta menentukan arsitektur yang akan digunakan,

    merancang database dan membuat tampilan (interface) aplikasi; 3) Tahap Ketiga:

    Perancangan aplikasi, yaitu mulai merancang dan membangun aplikasi

    berdasarkan hasil dari analisis kebutuhan dan pengumpulan data yang telah

    dilakukan; 4) Tahap Keempat: Implementasi dan pengujian sistem, melakukan

    proses pengujian sistem untuk mengetahui apakah aplikasi yang telah dibuat

    sudah memenuhi kebutuhan dari client atau belum, jika belum maka aplikasi

    akan diperbaiki kembali; 5) Tahap Kelima: Penulisan laporan hasil penelitian,

    yaitu mendokumentasikan setiap proses yang telah dilakukan selama penelitian ke

    dalam bentuk laporan tertulis berupa jurnal.

    Pada tahapan perancangan sistem dan perangkat lunak untuk

    menggambarkan prosedur dan proses kerja dari sistem aplikasi yang dibangun.

    Proses perancangan sistem dalam penelitian ini menggunakan UML (Unified

    Modeling Language) dengan beberapa proses yang akan dijelaskan sebagai

    berikut: Pada use case diagram, terdapat dua aktor utama yang berada didalam

    sistem ini, yaitu user dan admin. Dalam use case diagram tersebut digambarkan

    semua fungsi yang dapat dilakukan oleh masing-masing actor. Aktor User

    memiliki fungsi untuk mendaftar sebagai member, view informasi tempat,view

    letak lokasi tempat,view harga, share, insert review, melihat lokasi hotel, melihat

  • 8

    lokasi restoran dan share pada situs jejaring sosial facebook. Sementara aktor

    Admin memiliki fungsi untuk mengelola data hotel, mengelola data rumah makan,

    mengelola data user, dan fungsi yang berhubungan dengan user adalah fungsi

    untuk view informasi hotel serta view informasi rumah makan. Gambar dari use

    case diagram dapat dilihat pada Gambar 3.

    Gambar 3. Use Case Diagram

    Activity diagram memberikan visualisasi mengenai aliran tindakan dalam

    sistem yang dibuat, percabangan tindakan yang terjadi, bagaimana tindakan awal

    dari sistem dan bagaimana tindakan akhir yang terjadi pada sistem. Dalam

    aktivitas proses yang terjadi pada aplikasi ini melibatkan user, admin dan

    database. Proses Activity DiagramUser diawali dengan melakukan signup terlebih

    dahulu jika belum memiliki ID. Saat proses signup, data dimasukkan kedalam

    database tb_user. Jika sudah punya ID, user dapat langsung menuju ke halaman

    login. Setelah login, user akan menuju ke menu utama. User dapat memilih menu

    Hotel dan Rumah Makan, setelah memilih maka User akan mendapatkan

    informasi dari apa yang dipilih sebelumnya (informasi yang didapat berupa nama,

    lokasi, harga, share,rating, komentar). User dapat melihat letak lokasi yang

    dihubungkan ke Google Map dan memberikan review. Gambar dari activity

    diagram user dapat dilihat pada Gambar 4.

    Mengelola Data Hotel

    Mengelola Data Rumah Makan

    Insert Data Rumah Makan Delete Data Rumah MakanUpdate Data Rumah Makan

    Insert Data Hotel

    Update Data Hotel

    Delete Data Hotel

    View Informasi Hotel

    View Informasi Rumah Makan

    Insert Review Rumah Makan

    Insert Review Hotel

    Mendaftar Member

    Insert Data User

    Delete Data User

    Update Data User

    View Data User

    Mengelola Data User

    Admin

    Melihat Lokasi Rumah Makan

    Melihat Lokasi Hotel

    User

    Share Status di Facebook

  • 9

    Gambar 4.Activity Diagram User

    Sequence Diagram berfungsi untuk menggambarkan interaksi antara

    setiap komponen baik didalam maupun disekitar sistem secara berurutan.

    Sequence diagram menunjukkan urutan dari sebuah aksi dan memberikan

    response untuk menghasilkan output tertentu. Gambar 5 menampilkan salah satu

    contoh sequence diagram untuk insert.

    Gambar 5. Sequence Diagram Insert

    Class diagram merupakan diagram yang digunakan untuk menampilkan

    beberapa class yang ada di dalam suatu sistem yang sedang dikembangkan.Class

    diagram dibagi menjadi dua bagian yaitu: Database dan Sistem.Class

    diagramDatabase memberikan gambaran mengenai informasi dari database

    beserta tabel didalamnya dan relasi yang terjadi.Class Diagram Database pada

    aplikasi ini dapat dilihat pada Gambar 6.

    Sign Up

    Punya ID?

    Tidak

    Login

    Ya

    Memberikan

    Review

    Input Data User

    Menu Utama

    Menu Rumah

    Makan

    Menu Hotel

    Menampilkan

    Informasi

    Halaman

    Review

    Menampilkan

    Review

    Memasukkan

    Data ke tb_user

    Mengambil

    Data Hotel

    MengambiI Data

    Makanan

    Memasukkan

    Data Review

    DATABASESISTEM MOBILEUSER

    : Admin : MerubahDataHotel : UpdateData() : tb_hotel

    1: MenambahDataHotel( )

    2: getData

    3: OpenDb

    4: InsertData()

    5: CloseDb

    6: ReturnDone()

    7: ReturnDone()

  • 10

    Gambar 6. Class Diagram Database

    Class Diagram Sistem memberikan gambaran mengenai class yang berada

    didalam sistem, attribute, operasi atau fungsi yang digunakan dan hubungan relasi

    yang terjadi diantara class. Class Diagram Sistem dapat dilihat pada Gambar 7.

    Gambar 7. Class Diagram Sistem

    Pada tahapan arsitektur aplikasi, sistem yang dibangun dapat

    menggunakan Facebook service dan memanfaatkan teknologi JSON Web Service

    sebagai sarana penghubung pengambilan data dari aplikasi mobile ke database

  • 11

    dan pengaksesan location based service. Arsitektur dari aplikasi ini dapat dilihat

    pada Gambar 8.

    Gambar 8. Arsitektur Sistem

    Arsitektur sistem yang dibangun memiliki 6 (enam) komponen, yaitu

    Mobile Phone, Internet, Web Service JSON, Facebook Service, Location Based

    Service dan Database Server. Pengguna mobile phone harus terhubung dengan

    internet terlebih dahulu untuk dapat menjalankan aplikasi TripMate Salatiga.

    Pengguna mobile phone dapat menggunakan Facebook service untuk melakukan

    share status pada halaman facebook pengguna. Pengguna juga dapat mengakses

    lokasi dari dan menuju hotel atau tempat kuliner berdasarkan data dari database

    server dengan menggunakan Location Based Service. Dalam proses pengambilan

    dan pengiriman dari setiap data harus melalui webservice JSON.

    4. Hasil dan Pembahasan

    User dapat menggunakan aplikasi ini untuk melakukan pendaftaran ke

    dalam aplikasi, melihat informasi dari hotel dan tempat kuliner yang berada di

    Salatiga, melihat lokasi tempat, melakukan share media sosial, memberikan

    komentar, melihat komentar dari user lain, mencari tempat dengan kata kunci

    tertentu.

    Aplikasi TripMate Salatiga v.1 dilengkapi dengan fitur location based

    service (LBS) agar pengguna dapat dengan mudah mencari hotel atau tempat

    kuliner yang ingin dituju dengan panduan peta yang ditampilkan. Aplikasi

    TripMate Salatiga v.1 juga dilengkapi dengan fitur share ke media sosial agar

  • 12

    pengguna dapat dengan mudah berbagi informasi terkait hotel dan tempat kuliner

    kepada teman-temannya yang terhubung lewat media sosial facebook.

    Penambahan fitur-fitur tersebut untuk memenuhi tujuan awal penelitian

    agar aplikasi TripMate Salatiga yang dibuat mampu menyediakan informasi

    kepada pengguna secara informatif dan responsive, sehingga memudahkan

    pengguna dalam menggunakan aplikasi ini.

    Aplikasi mobile yang digunakan oleh user ini memiliki 7 interface yaitu

    :interface login, signup, verification, menu utama, list, detail, map, share, dan

    interface review.

    User yang berhasil melakukan login, akan diarahkan pada interface menu

    utama. Interface tersebut menyediakan tampilan yang berisi tiga menu utama,

    yaitu: hotel, restaurant, about. Menu hotel berfungsi untuk melihat daftar hotel

    yang terdapat di Salatiga, sementara menu restaurant berfungsi untuk melihat

    daftar restoran, dan menu about berfungsi untuk melihat keterangan dari aplikasi.

    Selain kedua fungsi itu, juga terdapat fungsi searchyang dapat mencari hotel /

    restoran dengan memasukkan kata kunci. Gambar dari Interface Menu Utama

    dapat dilihat pada Gambar 9.

    Gambar 9 Interface Menu Utama

    InterfaceList, yaitu interface yang berisi list data dari hotel / restoran, yang

    dilengkapi juga dengan tombol search. Gambar Interface List dapat dilihat pada

    Gambar 10.

  • 13

    Gambar 10 Interface List

    Proses pengambilan data-data restoran pada Interface List diawali dengan

    memanggil fungsi dengan menggunakan JSON untuk mengambil data yang

    terdapat didalam database lalu menampungya kedalam Arraydan di encode oleh

    JSON. Kode Program 3 merupakan potongan kode program pada PHP yang

    dijalankan oleh JSON untuk melakukan proses pengambilan data.

    Kode Program 3 Kode Select List

    Kode baris ke 1-10 digunakan untuk menampung data yang diambil dari

    database webserver kedalam sebuah array. Kode baris ke 13 berfungsi untuk

    melakukan parsing data-data yang sudah ditampung di Array tersebut kedalam

    format JSON.

    Data yang diambil dari database webserver akan ditampilkan ke dalam

    layout pada Eclipse. Data yang dikirim oleh JSON akan tampil apabila dilakukan

    proses parsing terlebih dahulu. Kode Program 4 merupakan potongan kode

    1. $response["tampilan"] = array(); 2. while ($row = mysql_fetch_array($result)){ 3. $tampilan = array(); 4. $tampilan["id"] = $row["id"]; 5. $tampilan["nama"] = $row["nama"]; 6. $tampilan["gambar"] =

    base64_encode($row["gambar"]);

    7. $tampilan["totalRating"] = "".$row["totalRating"]; 8. $tampilan["totalKomen"] = $row["totalKomen"];

    9. $tampilan["posisi"] = $row["posisi"]; 10. array_push($response["tampilan"], $tampilan); 11. } 12. 13. echo json_encode($response);

  • 14

    program pada Eclipse yang dijalankan untuk mengambil data dari JSON dan

    melakukan parsing.

    Kode Program 4Kode Parsing JSON

    Kode baris ke 1-2 berfungsi untuk melakukan parsing data dari format

    JSON agar dapat dibaca dan dimasukkan kedalam Bahasa pemrograman Java.

    Baris ke 3-12 berfungsi untuk mengambil data dari hasil parsing format JSON

    yang dikirimkan dari database webserver.

    Dengan memilih hotel / restoran yang terdapat dalam list, maka aplikasi

    akan menampilkan Interface Detail, yang berisi detail informasi seperti: nama,

    gambar, alamat, telepon, harga, share, rating, grafik rating dan list komentar dari

    hotel / restoran yang telah dipilih. Gambar dari Interface Detail dapat dilihat pada

    Gambar 11 dan Gambar 12.

    Gambar 11 Interface Detail 1

    Gambar 12 Interface Detail 2

    1. JSONParser jsonParser = new JSONParser(); 2. JSONObject json =

    jsonParser.makeHttpRequest("http://stevenjodie.esy.es/SelectListTampilan.

    php", "POST", param);

    3. JSONArray jsonArray = json.getJSONArray("tampilan"); 4. for (int i = 0; i

  • 15

    Aplikasi TripMate Salatiga juga dilengkapi dengan fasilitas Location

    Based Service untuk menampilkan letak lokasi dari tempat User saat ini dan

    lokasi dari tempat tujuan yang disambungkan kedalam Google Map. Dengan

    menggunakan fungsi dari location based service, maka pengguna akan dapat

    melihat letak secara detail dari tempat tujuan mereka yang ditunjukkan dengan

    menggunakan marker berwarna merah, dan juga dapat melihat posisi pengguna

    saat ini yang ditunjukkan dengan menggunakan marker berwarna biru. Gambar

    Location Based Service dapat dilihat pada Gambar 13.

    Gambar 13. Location Based Service

    Potongan kode program untuk menampilkan Location Based Service dapat

    dilihat pada Kode Program 5.

    Kode Program 5 Location Based Service

    Kode baris ke 1 berfungsi untuk membuat marker berdasarkan letak dari

    tempat tujuan (ditentukan oleh longitude dan latitude). Kode baris ke 2 berfungsi

    untuk mengganti warna marker dari tempat tujuan. Kode baris ke 4-5 untuk

    melakukan pengaturan zoomdan animasi pada kamera.

    1. MarkerOptions marker = new MarkerOptions().position(new LatLng(latitude, longitude)).title("");

    2. marker.icon(BitmapDescriptorFactory.defaultMarker(BitmapDescriptorFactory.HUE_RED));

    3. googleMap.addMarker(marker); 4. CameraPosition cameraPosition = new CameraPosition.Builder().target(new

    LatLng(latitude,longitude)).zoom(15).build();

    5. googleMap.animateCamera(CameraUpdateFactory.newCameraPosition(cameraPosition));

  • 16

    Aplikasi ini juga memanfaatkan kemampuan media sosial dan dapat

    melakukan share status ke Facebook untuk melakukan post mengenai tempat yang

    dikunjunginya. Dengan menggunakan fungsi share facebook maka hal tersebut

    akan meningkatkan tingkat promosi pada hotel / restoran karena akan

    dipublikasikan oleh orang-orang di dalam media social mereka masing-masing.

    Gambar Facebok Share Status dapat dilihat pada Gambar 14 dan Gambar 15.

    .

    Gambar 14. Facebook Share Status 1 Gambar 15. Facebook Share Status 2

    Kode Program 6 Facebook Share Status

    1. private void postStatusUpdate() { 2. if (canPresentShareDialog) { 3. 4. FacebookDialog shareDialog = createShareDialogBuilderForLink().build(); 5. uiHelper.trackPendingDialogCall(shareDialog.present()); 6. } else if (user != null && hasPublishPermission()) { 7. final String message =

    getString(R.string.status_update,user.getFirstName(), (new

    Date().toString()));

    8. 9. Request request =

    Request.newStatusUpdateRequest(Session.getActiveSession(), message,

    place, tags, new Request.Callback() {

    10. 11. @Override 12. public void onCompleted(Response response) { 13. showPublishResult(message, response.getGraphObject(),

    response.getError());

    14. }

  • 17

    Kode baris ke 2-8 berfungsi untuk memunculkan share dialog yang

    dipanggil dari facebook SDK. Kode baris ke 9 berfungsi untuk melakukan

    Request untuk melakukan update status. Kode baris ke 12-14 berfungsi untuk

    memunculkan hasil dari status yang di update.

    Aplikasi Tripmate melakukan penyimpanan database pada webserver

    yang membuat aplikasi ini dapat diakses secara online. Dengan menggunakan

    JSON sebagai penghubung pertukaran data dari mobile ke webserver membuat

    akses online menjadi bertambah cepat dan menghemat bandwidth. Aplikasi ini

    merupakan aplikasi yang interaktif dan informatif, dengan menyediakan berbagai

    informasi seperti letak tempat tujuan dengan Location Based Service, nomer

    telepon, harga, share media sosial dan sistem rating.

    5. Simpulan

    TripMate Salatiga v.1 merupakan aplikasi mobile yang menyediakan

    informasi hotel dan tempat kuliner di kota Salatiga bagi pengguna. Aplikasi ini

    menyediakan informasi bagi pengguna secara informatif karena dilengkapi

    location based service juga share lewat media social. Aplikasi ini juga

    menyediakan informasi bagi pengguna secara responsif karena dapat diakses

    dengan HP jenis apapun asalkan menggunakan Android. Pemanfaatan teknologi

    JSON sebagai penghubung antara mobile phone dan webserver berjalan baik dan

    memiliki kecepatan transfer yang cepat.

  • 18

    6. Pustaka

    [1] Mayank Trivedi, Vishnu Suthar. 2011. “A plan Of M-library For Smt.

    Hansa Metha Library:Astudy”. Volume 1 No. 3.International Journal of

    Information and Communication Technology Research.

    [2] Nazaruddin Safaat. 2012. “Pemrograman Aplikasi Mobile, Smartphone,

    Dasar”. Jakarta : Gunadarma.

    [3] Hardianto R, 2014. “Perangkat Lunak Informasi Wisata di Bandung dan

    Sekitarnya Berbasis Android”. Volume 1, No. 1, Jurnal LPKIA.

    [4] Saternos Casimir. 2014. “Client-Server Web Apps with JavaScript and

    Java”. O’Reilly.

    [5] Rizki Aditya, Widyawan, Sunarfri Bimo. 2013. “Perancangan Antarmuka

    Layanan Informasi Wisata Kuliner di DIY Berbasis Web dan Mobile

    Web”.

    [6] Daeng Zainuddin, Nikentari Nerfita, Kurniawan Hendra. 2013. “M-

    Library Berbasis Android Menggunakan Protokol JSON (Studi Kasus:FT-

    UMRAH)”.

    [7] Lee Wei-Meng. 2012. “Beginning Android 4 Application Development”.

    Jakarta. Balai Pustaka.

    [8] Edi Susanto. 2008. “Introducing MySQL & Visual Basic”. Connection

    Strings.

    [9] Syed A. Ahson, Ilyas Mohammad. 2012. “Mobile Web 2.0: Developing

    and Delivering Services to Mobile Devices”. Taylor and Francis Group.

    [10] Dunlu Peng, Lidong Cao, Wenjie Xu. 2012. “Using JSON for Data

    Exchanging in Web Service Applications”.